JellyPages.com

Kamis, 08 Januari 2015

Bagaimana Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Belanja Online


4 Perilaku Konsumen Saat Belanja Online. Ini perlu anda ketahui jika anda menjadi seorang penjual online. Beberapa hal berikut mungkin dapat sedikit membantu anda dalam hal memperhatikan perilaku konsumen yang setidaknya dapat membantu konversi tingkat pembelian terhadap produk anda. Jangan heran pada saat pengunjung web toko online anda yang hanya sekedar bertanya namun tidak membeli produk dari toko anda hmmm.. apalagi tanyaknya udah panjang lebar tapi tidak jadi beli,,,sebel banget. Ini pernah saya alami. Ya sebagai penjual harus sabar meladeni pembeli apapaun karekaternya.

Inilah 10 perilaku konsumen yang patut kita ketahui jika kita berposisi sebagai penjual :

1. Menanyakan harga produk

Ini sering kali terjadi, meskipun harga sudah jelas di pajang pada web, harga produk tetap di tanyakan juga hadehh…:-D

Tips:

Tetap tanggapi dengan positif apapun yang di tanyakan konsumen. Apalagi konsumen tersebut adalah konsumen yang beru datang ke toko online anda ( konsumen baru ). Jangan biarkan ia kabur karena kesan acuh yang ia dapat dari tanggapan anda saat anda  merasa jengkel.

 2. Melakukan pemesanan namun tidak melakukan pembayaran

Kadang ada juga pembeli yang tertarik dan sampai memesan produk. Namun untuk selanjutnya konsumen tersebut tidak melakukan pembayaran produk atau sekedar tertarik iseng. Ini juga pernah saya lakukan saat saya berbelanja online, maklum saya tertarik produk tersebut padahal uang saya belum ada hehe..:-D. Ini salah satu perilakuk  konsumen saat berbelanja online. Mengapa ini bisa terjadi, karena berbelanja online kita dapat sesuka kita memilih produk dan memesanya tanpa malu untuk selanjutnya membatalkan pemesananya kita tersebut.

Tips:

Jika itu terjadi pada anda ( sebagai penjual online ), konsumen tersebut merupakan prospek yang bagus dan memungkinkan terjadinya pembelian terhadap produk anda. Tanggung jawab anda adalah selanjutnya mem-follow atau mengingatkan terhadap pemesanan yang dilakukan konsumen anda tersebut. Biasanya follow-up dilakuka 1-2 hari setelah pemesanan dilakukan oleh konsumen. Ini juga salah satu tips menfollow pengunjung prospek. Jika kita terlalu cepat melakukan followup, maka kencerungan konsumen malah merasa takut, seolah-olah ingin di paksa untuk membeli. Teknik dan tips menfolloup konsumen akan saya bahas di postingan selanjutnya. Karena dengan teknik followup yang baik akan mengingkatkan tingkat pembelian atas produk anda.

3. Butuh jaminan

Setiap berbelanja online konsumen pasti berhati-hati. Karena yang memang pada dasarnya berbelanja online adalah belanja dengan sistem kepercayaan. Jika konsumen sudah berani belanja di toko online anda, itu berarti konsumen tersebut sudah memberikan kepercayaannya terhadap toko online anda. Dari sinilah jangan kita hancurkan kepercayaan konsumen tersebut. Konsumen butuh jaminan atas produk yang dibelinya tersebut. Sudah terbukti banyak toko online yang memberikan jaminan atas produknya, terjadi tingkat penjualan yang tinggi setelah menerapkan “jaminan uang kembali”. Dan teknik menjamin konsumen seperti ini masih banyak lagi trik dan kata-kata yang digunakan. Jika kita bahas disini akan sangat lebar. Di postingan selanjutnya akan kita bahas secara mendetail bagaiman mana menjamin konsumen agar ia tidak ragu dan langsung membeli produk dari toko online kita.

Tips:

Contoh beberapa kalimat yang dapat menjamin konsumen sehingga ia merasa tidak sungkan mengeluarkan uangnya untuk membeli produk anda: “Garansi uang kembali jika produk tidak asli“,”Barang tidak sampai kami kirim ulang“. Dan masih banyak lagi yang lainya. Yang intinya adalah membuang rasa takut yang dimiliki konsumen saat berbelanja online.

 4. Jaga privasi

Tidak semua konsumen yang berbelanja online suka diketahui orang lain paket apa yang dikirim padanya. Banyak juga yang mengingiknan di jaga kerahasiaanya. Misalnya saat sering mendapat konfirmasi konsumen setelah melakukan pembayaran dengan pertanyaan : “Paket dibungkus polos ya mas“, “Nama produk janga ditulis ya mas“,dll.

Tips:

Usahakan beri kalimat yang membuat konsumen merasa nyaman. Misal:”Paket dibungkus polos dan rapih“. Ada kalimat rapih yang secara tidak langsung membuat konsumen tenang dan nyaman secara psikologi. Dan hal tersebut memang sangat berkaitan erat dengan salah satu dasar konsumen berbelanja, yaitu konsumen berbelanja karena sisi emosional.

Itulah 4 Perilaku konsumen saat berbelanja online yang dapat sharing pada teman semua. Semoga dapat membatu. Mari berdiskusi memalu form komentar jika ada yang ingin ditambahkan atau memberi saran. Saya dengan senang hati menanggabi komentar atau saran yang teman semua berikan
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar